Hati-Hati! Ini Daftar Negara yang Paling Berbahaya Untuk Dikunjungi

 


Jakarta - 

Banyak orang mengatakan impian terbesarnya adalah berkeliling dunia, namun yang dimaksud adalah mengunjungi kota besar serta ke tempat wisata. Serta menghindari negara yang punya lingkungan berbahaya dan kondisi yang tidak memungkinkan. Karena tujuan utama dari melakukan traveling adalah bersenang-senang dan menambah pengalaman. Simak daftar negara paling berbahaya untuk dikunjungi sebagai berikut ini.

Afganistan

Afganistan menjadi negara paling berbahaya di dunia pada tahun 2019.
Afganistan/pinterest.com/mitsukisato

Afganistan menjadi negara paling berbahaya di dunia pada tahun 2019. Hal ini dikarenakan perang sedang berlangsung, politik yang tidak stabil, dan terorisme melanda seluruh negeri. Ada ranjau darat yang tidak terhitung jumlahnya di seluruh wilayah.

Kemudian banyak kelompok teroris yang membuat kekacauan. Perang yang sedang berlangsung antara organisasi teroris dan Amerika Serikat menjadi alasan Afganistan selalu mengalami kekacauan.

Suriah

Perang berawal dari angkatan bersenjata dan kelompok pemberontak terus menerus berseteru.
Suriah/pinterest.com/theatlantic

Sama seperti Afganistan, Suriah berada di tengah-tengah perang dan banyak kekerasan. Angkatan bersenjata dan kelompok pemberontak terus menerus berseteru. Lebih dari 250.000 orang kehilangan nyawa dalam perang saudara ini.

Penyebab terjadinya perang saudara adalah pemberontak menginginkan presiden Bashar Al-Asad turun kekuasaan. Bahkan saat ini negara seperti Amerika Serikat, Rusia, dan Iran terlibat dalam perang. Hal ini diprediksi tidak akan berhenti dalam beberapa tahun mendatang.

Sudan Selatan

Sudan Selatan disebut-sebut sebagai negara di benua Afrika paling berbahaya.
Sudan Selatan/pinterest.com/theguardian

Sudan Selatan disebut-sebut sebagai negara di benua Afrika paling berbahaya. Karena berada dalam perang saudara yang berawal pada Desember tahun 2013 dan telah memakan korban hingga 400.000 orang bahkan lebih.

Perang yang masih berlangsung ini menyebabkan peningkatan bandit dan terorisme. Tidak jarang bandit menyerang rumah warga yang  tidak bersalah. Belum lagi, banyak ekstrimis religius yang tidak bersikap baik.

Somalia

Somalia disebut-sebut sebagai negara yang paling tidak mempunyai ikatan hukum.
Somalia/pinterest.com/healthtips

Somalia disebut-sebut sebagai negara yang paling tidak mempunyai ikatan hukum. Hampir tidak memiliki pemerintahan dan kepolisian. Panglima perang menjalankan bagian wilayah tertentu untuk serangan teroris.

Bajak laut menculik, menjarah, dan membunuh banyak penduduk asli serta pengunjung. Bahkan mereka sudah dikenal oleh negara lain jika sedang berada di laut. Saat ini Somalia sedang mengalami kelaparan, air langka, dan banyak bandit menjajah.

LihatTutupKomentar