Soal Gubernur DKI Jakarta Temui Habib Rizieq, Jusuf Kalla: Terserah Saja, Malah Salah Kalau Anies Enggak Datang

 



Usai kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Tanah Air beberapa waktu lalu, Gubernur DKI Jakarta diketahui mengunjungi kediaman sang pemimpin Front Pembela Islam (FPI).

Diketahui bahwa kunjungan tersebut terjadi pada Selasa (10/11/2020) lalu tepatnya selepas waktu Isya.

Atas kunjungan tersebut, sejumlah tokoh pun angkat suara. Salah satunya ialah Jusuf Kalla.

Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menilai kedekatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Pimpinan Front Pembela Islam ( FPI) Rizieq Shihab tak perlu dipermasalahkan.

Ia menilai Rizieq tentu memiliki preferensi politik dan itu ditunjukkannya dengan mendukung Anies di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Karena itu, ia menilai, tak ada yang salah saat Anies mengunjungi Rizieq saat baru tiba di Indonesia pada 10 November.

“Sebagai orang yang didukung malah salah kalau Anies tidak datang. Bahwa itu risikonya Anies, pemimpin pasti punya risiko dong dianggap begini. Terserah saja. Malah salah kalau Anies enggak datang sebagai orang yang terpilih karena dukungan Habib Rizieq," ujar Kalla dalam wawancara eksklusif bersama Pemimpin Redaksi Berita Satu Claudius Boekan di kanal YouTube Berita Satu, Jumat (4/12/2020).

Kompas.com telah mendapatkan izin dari Claudius Boekan untuk mengutip perbincangan tersebut.

Kalla pun menilai tak ada yang salah dengan dukungan yang diberikan Rizieq Shihab kepada Anies di Pilkada DKI 2017.

Kata Kalla, sah-sah saja bila seseorang mendukung calon pemipin politik tertentu.

Kalla menuturkan di era demokrasi orang bebas menentukan dukungan politiknya di setiap pemilu dan pilkada.

Kalla pun mengatakan saat ini Rizieq juga sudah terlepas dari status hukumnya sebagai tersangka lantaran polisi telah mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap dua kasusnya yakni kasus chat mesum dan penghinaan Pancasila.

Karenanya, Kalla bilang, semua orang juga tak perlu merasa bersalah bila bertemu dengan Rizieq.

“Dia (Rizieq) orang bebas, tentu objektif juga pada saat pilkada lalu tentu karena dua saja calonnya (di putaran kedua), tentu kelompok Rizieq tak mendukung Ahok, pasti tidak kan,” tutur Kalla.

“Kalau tak mendukung Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) pasti mendukung Anies. Sederhana sekali pertanyannya. Jadi sebagai orang yang didukung malah salah kalau Anies tidak datang,” lanjut Kalla.

 (*)

LihatTutupKomentar