BCL Peluk Noah di Makam Ashraf Sinclair Dalam Rintik Hujan, Haru Peringati Setahun Suami Meninggal

 

BCL Peluk Noah di Makam Ashraf Sinclair Dalam Rintik Hujan, Haru Peringati Setahun Suami Meninggal


Liputan6.com, Jakarta Ashraf Sinclair meninggal dunia pada 18 Februari 2020 usai dilarikan ke rumah sakit MMC Jakarta. Sang aktor mangkat di usia 40 tahun dan meninggalkan duka mendalam bagi BCL.

Kamis (18/2/2021), BCL mengajak putranya, Noah Aidan Sinclair mengunjungi makam almarhum. Keduanya menabur bunga di pusara dan mengirim doa untuk kepala keluarga tercinta.

Momen ziarah ini diabadikan di akun Instagram terverifikasi Bunga Citra Lestari, Jumat (19/2/2021). Bersama unggahan koleksi foto ziarah, BCL menulis pesan menyentuh untuk suami.

2 dari 5 halaman

Hey Daddy...

Hey Daddy, its been a year since you’re gone (Hai Ayah, ini sudah setahun sejak kamu pergi),” pelantun “Sunny Cinta Pertama” dan “Cinta Sejati” mengawali status teksnya.

Today, we just want to tell you that it had not been an easy year for us (Hari ini, hanya ingin memberi tahumu bahwa ini bukan tahun yang mudah bagi kami),” curhat BCL.

3 dari 5 halaman

But We Are Okay

Pemilik album Tentang Kamu meyakinkan sang suami bahwa meski berat hidup tanpa pasangan, kondisinya dan buah hati baik-baik saja. BCL memastikan mampu mengatasi duka sepeninggal suami.

“But we r okay, We r coping. So, dont worry about us (Tetapi kami baik-baik saja. Kami sedang mengatasinya. Jadi, jangan khawatir kami),” sambungnya lalu menyematkan emotikon wajah tersenyum.

4 dari 5 halaman

Have A Wonderful Life There

Di pengujung status teks, bintang film Habibie & Ainun serta My Stupid Boss mengungkap rasa rindu mendalam setelah setahun ditinggal. BCL berharap Ashraf Sinclair tenang di alam baka.

Have a wonderful life there. We miss u (Semoga hidup indah di sana. Kami merindukanmu),” imbuhnya. Koleksi foto yang diunggah BCL dibuka dengan momen ia memeluk Noah di sisi pusara Ashraf. 

Sumber : https://www.liputan6.com/showbiz/read/4487397/bcl-peluk-noah-di-makam-ashraf-sinclair-dalam-rintik-hujan-haru-peringati-setahun-suami-meninggal

LihatTutupKomentar