Bendungan Katulampa siaga 3, 25 titik DKI Jakarta waspada banjir kiriman

 

Bendungan Katulampa siaga 3, 25 titik DKI Jakarta waspada banjir kiriman

Hujan yang terus mengguyur sejak malam hingga minggu 7 Februari 2021 dini hari, membuat volume air di bendungan Katulampa terus meningkat. Hanya dalam hitungan jam, volume air terus naik di bendungan Katulampa siaga 3, pukul 06.00 WIB ketinggian air sudah mencapai 130 cm.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang memantau perkembangan ketinggian air dari Bendungan Katulampa yang mengarah ke aliran sungai Jakarta, mengeluarkan peringatan kepada warga Jakarta agar waspada.

Peringatan tersebut ditujukan kepada warga yang berada di bantaran sungai untuk mewaspadai adanya kiriman air yang cukup tinggi dari Bendungan Katulampa Bogor, Jawa Barat. Mengingat volume air diprediksi akan terus meningkat karena kondisi di kawasan Bogor masih terus diguyur hujan.

Bendungan Katulampa
Bendungan Katulampa Foto: Antara

“Dihimbau kepada warga yang tinggal di bantaran sungai agar waspada dan berhati-hati terhadap bahaya banjir,” demikian himbauan dan peringatan resmi BPBD DKI Jakarta dikutip Hops.id melalui akun medis sosial.

BPBD juga melaporkan kondisi ketinggian air di Bendungan Katulampa sebelumnya masih dalam tahap normal meski cuaca dilaporkan gerimis. Kenaikan volume air di bendungan tersebut diketahui mulai meningkat pada pukul 04.00 WIB dengan ketinggian mencapai 50 cm dalam kondisi normal atau siaga 4.

Kenaikan terjadi pada satu jam berikutnya, dimana ketinggian air meningkat menjadi 70 cm, pada pukul 05.00 WIB. Kondisi tersebut masih dalam tahap normal, meski hujan terus mengguyur kawasan Bogor, Jawa Barat.


Volume Air banir
Debit air meningkat Bendungan Katulampa Foto: Antara

Status siaga 3 sendiri langsung dikeluarkan pada pukul 06.00 WIB ketika ketinggian air mencapai 130 cm. Kenaikan volume air yang meningkat hampir 40 persen dalam kurun waktu satu jam tersebut, dikhawatirkan akan terus terjadi karena intensitas hujan yang masih cukup tinggi.

Karenanya BPBD DKI Jakarta mengeluarkan himbauan waspada kepada seluruh warga yang tinggal di bantaran sungai sepanjang kali Ciliwung, karena aliran air dari bendungan Katulampa akan masuk ke Jakarta melalui aliran sungai Ciliwung.


“Waspada untuk lintasan sungai Ciliwung 6-9 jam kedepan air sampai di PA Manggarai,” ungkap BPBD.

BPBD juga melansir wilayah yang akan terkena dampak banjir kiriman dari terus meningkatnya volume air di bendungan Katulampa Bogor.  Wilayah tersebut diminta kepada warganya untuk terus waspada dan bersiap menghadapi banjir kiriman.

Banjir
Banjir di Jl. Raya Pondok Gede, Jakarta Timur.Photo:@TMCPoldaMetro

Berikut wilayah yang akan terkena dampak banjir dari aliran sungai Ciliwung:

  1. Balekambang
  2. Bali Mester
  3. Bidara Cina
  4. Bukit Duri
  5. Cawang
  6. Cikoko
  7. Cililitan
  8. Duren Tiga
  9. Gedong
  10. Jagakarsa
  11. Kalibata
  12. Kalisari
  13. Kampung Melayu
  14. Kampung Tengah
  15. Kebon Baru
  16. Kebon Manggis
  17. Lenteng Agung
  18. Palmeriem
  19. Pancoran
  20. Pejaten Timur
  21. Pengadegan
  22. Rawajati
  23. Srengseng sawah
  24. Tanjung Barat
  25. Manggarai

LihatTutupKomentar