Ade Armando soal siaran Atta dan Aurel: Ku menangisssssssssss

 

Ade Armando soal siaran Atta dan Aurel: Ku menangisssssssssss

Siaran langsung prosesi lamaran sampai pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah menjadi sorotan. Koalisi Nasional Reformasi Penyiaran (KNRP) menolak siaran langsung acara pasangan selebritis tersebut. Nah soal siaran langsung Atta dan Aurel ini, Ade Armando berkomentar pula lho.

Sebagian publik lainnya bersuara, emang ada yang salah dengan siaran Atta dan Aurel itu, dan malah menuding kenapa KNRP permasalahin siaran Atta dan Aurel doang, selebritis lainnya bagaimana tuh.

Ade Armando soal siaran Atta dan Aurel

Lamaran Aurel Hermansyah
Lamaran Aurel Hermansyah. Foto Instagram @krisdayantilemos

Salah satu yang bereaksi tayang siaran lamaran sampai nikahan Atta Aurel adalah Ade Armando.

Yap! Akademisi komunikasi Universitas Indonesia itu memosting nada sindiran untuk penayangan siaran langsung tahapan nikahan Atta dan Aurel itu.

Ade menyindir tayangan Atta dan Aurel ini akan makin dramatis jika dikemas dalam acara.

“Ini pasti bakal jadi sinetron gabung reality show dgn rating tertinggi. Penonton akan terus bertanya-tanya: langgengkah mereka, orang ketiga, cemburu, campur tangan mertua, perseteruan orangtua, fitnah, … ku menangisssssssssss,” tulis Ade berkicau dikutip Minggu 14 maret 2021.

Postingan Ade Armando dikomentari warganet dong akhirnya. Ragam resposnya warganet, ada yang sok cuek lantaran sudah bertahun-tahun nggak nonton televisi, ada pula yang menilai tayangan itu panen buat televisi.

Tolak tayangan Atta dan Aurel

Lamaran Atta Aurel
Lamaran Atta Aurel foto: Istimewa.

Nah sebelumnya KNRP tolak siaran langsung dan penayangan lamaran sampai nikahan Atta dan Aurel lho. Alasannya, nggak layak juga frekuensi publik yang dipinjam televisi dipakai untuk menayangkan objek yang bukan mewakili publik kepentingan gitu.

Nggak main-main, Koalisi Nasional Reformasi Penyiaran yang terdiri dari sejumlah organisasi masyarakat sipil, sekitar 160 akademisi, pegiat masyarakat sipil peduli penyiaran kepentingan publik, menyatakan sikap menolak tayangan tersebut.

Pertama, mereka menolak keras rencana seluruh penayangan tersebut yang dinilai “jelas-jelas tidak mewakili kepentingan publik secara luas dengan semena-mena menggunakan frekuensi milik publik.”

Kedua, mereka menyesalkan sikap Komisi Penyiaran Indonesia Pusat yang dinilai tidak segera menghentikan kegiatan tersebut, dengan menunggu secara pasif tayangan itu hadir dan baru akan memberikan penilaian.

“Padahal jelas-jelas isi siaran melanggar hak-hak masyarakat untuk mendapatkan tayangan yang lebih berkualitas,” kata Bayu Wardhana dari Koalisi Nasional Reformasi Penyiaran melalui pernyataan pers, dikutip dari Suara.com.

Ketiga, KNRP menyesalkan KPI dinilai tak mau bertindak sesuai dengan Pedoman Perilaku Penyiaran Pasal 11 yakni “Lembaga Penyiaran wajib memperhatikan kemanfaatan dan perlindungan untuk kepentingan publik” dan Standar Program Siaran Pasal 13 Ayat 2 yang menyatakan: “Program siaran tentang permasalahan kehidupan pribadi tidak boleh menjadi materi yang ditampilkan dan disajikan dalam seluruh isi mata acara, kecuali demi kepentingan publik.

Keempat, KNRP menyesalkan sikap KPI yang mereka nilai abai terhadap berbagai keberatan dan kritik masyarakat melalui media sosial, dan pasif menunggu aduan di saluran pengaduan resmi KPI.

“Bukankah seharusnya KPI yang mewakili kepentingan masyarakat tidak perlu menunggu aduan resmi publik apabila secara nyata dan jelas-jelas melihat pelanggaran frekuensi publik di depan mata?” kata Bayu.

Kelima, KNRP akan terus mengawasi dan memantau kinerja komisioner KPI dan mengingatkan tentang kewajiban KPI untuk secara kritis dan sungguh-sungguh bekerja melaksanakan kewenangannya apabila melihat kondisi dan situasi yang merugikan publik di bidang penyiaran.

Sumber : https://www.hops.id/ade-armando-soal-siaran-atta-dan-aurel-ku-menangisssssssssss/

LihatTutupKomentar