Video penyiksaan anak yang disebarkan Marzuki Alie terkuak faktanya, ternyata…

 

Video penyiksaan anak yang disebarkan Marzuki Alie terkuak faktanya, ternyata…

Video penyiksaan anak oleh ibunya yang disebarkan oleh Marzuki Alie di Twitter terkuak faktanya. Setelah ditelusuri Hops.ID, ternyata penyiksaan itu terjadi bukan di Indonesia, melainkan di Sri Lanka.

Menurut pemberitaan yang dimuat di Daily Mirror pada 3 Maret lalu, kejadian sadis itu terjadi di wilayah Velankanni Lane, Navalady di Ariyalai, Jaffna, Sri Lanka.

Kepolisian setempat mengatakan, sang ibu, yang berusia 24 tahun diketahui baru kembali ke Sri Lanka sebulan yang lalu bersama sang anak, usai menghabiskan waktu selama beberapa tahun di Kuwait.

Sang anak, yang baru berusia delapan bulan kini sudah berada di Child Care and Probation Service, guna menjamin keamanannya serta mendapat perawatan medis. Sementara sang ibu kini telah ditahan oleh otoritas berwenang di Jaffna, dan terancam hukuman 20 tahun penjara jika memang terbukti bersalah.

Video penyiksaan anak yang disebarkan Marzuki Alie ternyata kejadian di Sri Lanka. Foto: Daily Mirror
Video penyiksaan anak yang disebarkan Marzuki Alie ternyata kejadian di Sri Lanka. Foto: Daily Mirror

Sementara itu, melansir Daily Mirror, Minggu 7 Maret 2021, Petugas Otoritas Perlindungan Anak Nasional (NCPA) Nallur mengatakan bahwa ibu bayi tersebut mengklaim dia diperlakukan dengan buruk oleh suaminya sehingga dia harus kembali ke Sri Lanka.

Dalam keterangan, sang ibu mengatakan memukuli anaknya lantaran ia mengalami pertengkaran sengit dengan suaminya yang masih di Kuwait. Menurut petugas, tindakan kejam sang ibu itu direkam oleh saudara laki-lakinya.

Marzuki Alie membagikan video penyiksaan anak

Sebelumnya, politisi Marzuki Alie membagikan video penyiksaan anak oleh sang ibu melalui akun Twitter-nya. Dalam video itu terlihat, sang ibu memukuli anaknya yang masih bayi dengan sebuah alat.

Dalam video juga terlihat terdapat orang lain yang hanya rebahan dan tak berbuat apa-apa melihat kejadian sadis itu. Usai memukili sang anak dengan alat di ruang tengah, sang ibu terlihat membawa bayi tersebut ke dalam kamar.

Di dalam kamar, sang ibu yang mengenakan daster kuning nampak masih dengan teganya memukuli bayi itu. Sang bayi menangis histeris mendapat pukulan dari wanita tersebut.

Marzuki Alie, dalam keterangan unggahannya meminta polisi untuk segera mengusutnya.

“Mhn penegak hukum @DivHumas_Polri@CCICPolri segera ditangkap pelaku penyiksaan anak. Kalau sy lihat itu rumah panti, mudah2an segera diketemukan,” kata Marzuki Alie.

Video penyiksaan anak yang diserbakan Marzuki Alie di Twitter. Foto: Twitter @marzukialie_MA
Video penyiksaan anak yang diserbakan Marzuki Alie di Twitter. Foto: Twitter @marzukialie_MA

Melihat video tersebut, Ferdinand Hutahaean pun ikut memberikan komentarnya. Ia menyebut wanita itu sangat sadis dan meminta polisi untuk mengajarinya soal perikemanusiaan.

Astaga, ya Tuhan sadis bangat perempuan ini. Pak Polisi @DivHumas_Polri@CCICPolri tolong segera perempuan ini diajari peri kemanusiaan dan cara melindungi anak2 apalagi bayi. Binatang saja tidak tega terhadap bayinya.

Namun demikian, usai mengetahui fakta bahwa video tersebut bukan kejadian di Indonesia, Ferdinand pun mengatakan kasus diakhiri. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada polisi, serta meminta maaf akibat kurang teliti dalam merespons video tersebut.

Menurut info dari teman2, bideo dibawah yg posting pak Marzukie bukan di Indonesia tp di Srilanka. Dengan begitu kasus ini kita akhiri. Dan kepada Aparat Kepolisian yg kami percaya sdh melakukan pengecekan, kami ucapkan terima kasih, dan kami mohon maaf kurang teliti,” tutup Ferdinand.

Sumber : https://www.hops.id/video-penyiksaan-anak-yang-disebarkan-marzuki-alie-terkuak-faktanya-ternyata/

LihatTutupKomentar