Ngotot tak percaya Munarman teroris, Refly Harun: Dia cuma kritis dan berani!

 

Ngotot tak percaya Munarman teroris, Refly Harun: Dia cuma kritis dan berani!

Meski sejumlah bukti telah dibeberkan polisi, namun ahli hukum dan tata negara, Refly Harun mengaku tak percaya dengan tudingan yang menyebut Munarman teroris. Sebab, kata dia, sejauh ini Munarman tak menunjukkan tanda-tanda demikian.

Refly Harun menuturkan, jika mengacu pada definisi sesungguhnya, kata ‘teroris’ memiliki arti menakut-nakuti sejumlah pihak—baik masyarakat maupun pejabat. Hingga saat ini, menurutnya, hal tersebut tidak dilakukan Munarman. Jadi, bagaimana mungkin dia bisa dilabeli sebagai teroris?

“Terus terang, saya dari hati kecil tidak percaya kalau Munarman adalah seorang teroris. Kalau kita definisikan teroris pada definisi sesungguhnya, melakukan tindakan teror untuk menakut-nakuti masyarakat, pemerintah, dan lain sebagainya,” ujar Refly Harun, dikutip dari Suara, Kamis 29 April 2021.

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun. Foto: Youtube/ReflyHarun
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun. Foto: Youtube/ReflyHarun

Alih-alih disebut teroris, kata Refly, Munarman lebih pantas dilabeli sebagai sosok pemberani dan kritis. Sebab, orang terdekat Habib Rizieq Shihab itu pernah tergabung di YLBHI dan FPI yang selalu vokal mengkritisi pemerintah.

“Tapi kalau kritis terhadap pemerintahan iya. Karena itu dia bergabung dengan FPI dan berani berkata keras, karena dia berlatar belakang hukum. Pernah jadi ketua YLBHI yang memang kelompok kritis pemerintah, dia gabung dengan FPI pun kritis. Hanya bedanya satu aktivis di spektrum agak kiri, ketika di FPI kanan,” terangnya.

Dia berharap, jangan sampai polisi tak mampu membedakan antara teroris dan orang yang biasa berpikir kritis. Sebab, kata dia, dampaknya bisa berbahaya.

“Jangan sampai negeri ini sudah tidak bisa lagi membedekan antara seorang yang kritis dengan yang berbuat tindak pidana.”

“Saya terus terang makin khawatir dengan perkembangan demokrasi negeri ini, apalagi Indek Demokrasi Indonesia tidak baik. Itu memberikan pelajaran agar betul-betul mengisi, mempertahankan demokrasi dan tidak diisi dengan lelucon hukum,” tegasnya.

Refly Harun pertanyakan konstruksi hukum penangkapan Munarman

Lebih jauh, Refly Harun memastikan, dirinya tidak sepenuhnya ragu dengan pihak kepolisian yang memang berwenang menindaklanjuti kasus tersebut. Namun, dia mengaku ragu terhadap konstruksi hukum dalam proses penangkapan Munarman.

“Kita bukannya tidak percaya. Tapi soal bagaimana konstruksi hukum sehingga seorang Munarman yang berkeliaran membela Habib Rizieq dan terlihat nyata, jelas dianggap sebagai teroris.”

“Bukankah teroris sebenarnya harus diam-diam. Tapi kalau kritis iya, dia sangat kritis dan berani. Mudah-mudahan penegak hukum bisa membedakan antara hukum dan tindak pidana,” kata Refly Harun.

Munarman ketika ditangkap. Foto: Suara
Munarman ketika ditangkap. Foto: Suara

Diketahui, Munarman ditangkap usai diduga terlibat kegiatan terorisme di sejumlah daerah. Pria yang dikenal dekat dengan Habib Rizieq Shihab itu diamankan tim Densus 88 Antiteror Polri di kediamannya di Perumahan Modern Hills, Cinangka, Pamulang, Tangerang Selatan, kemarin lusa.

Dalam informasi yang beredar, Munarman diduga telah menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana terorisme, bermufakat jahat untuk melakukan tindak pidana terorisme, dan menyembunyikan informasi tentang tindak pidana terorisme.

Sumber : https://www.hops.id/ngotot-tak-percaya-munarman-teroris-refly-harun-dia-cuma-kritis-dan-berani/

LihatTutupKomentar