Tengku Zul sebut kulit hitam tak bisa masuk surga: Jelek, keturunan monyet, aku tak selera

 

Tengku Zul sebut kulit hitam tak bisa masuk surga: Jelek, keturunan monyet, aku tak selera

Sosok pendakwah kontroversial Tengku Zulkarnain alias Tengku Zul baru-baru ini kembali menghebohkan publik lantraran beredar sebuah video yang memperlihatkan dirinya sedang ceramah dan membahas orang berkulit hitam tidak bisa masuk surga.

Video berdurasi dua menit lebih itu sebelumnya diunggah oleh akun jejaring media sosial TikTok @Ceramah_ustadz_. Kemudian dibagikan kembali oleh warganet Twitter @Gi_N0ng.

Dalam rekaman video, terlihat Tengku Zul sedang berceramah di hadapan sejumlah orang. Awalnya Tengku Zul menyampaikan bagaimana proses seorang manusia ketika di akhirat dan hendak masuk ke dalam surga.

Tengku Zul. Foto: twitter
Tengku Zul. Foto: twitter

Tengku Zul menjelaskan, seseorang yang masuk ke surga akan dibersihkan terlebih dahulu. Salah satu caranya, dengan dimandikan dan dibasuh di sungai kehidupan.

Setelah dimandikan, kulit orang tersebut akan diganti. Hal itu lantaran, menurut Tengku Zul orang berkulit hitam atau gelap dilarang masuk surga.

Tengku Zul menambahkan, apabila di surga ada seseorang berkulit hitam maka akan terlihat jelek dan membuatnya tidak beselera.

“Dimasukkan dulu ke surga perempuan, dimandikan ke sungai kehidupan. Kemudian diganti kuitnya, orang hitam tak boleh masuk surga, jelek surga kalau ada orang hitam! Aku enggak selera kalau di surga orang hitam!,” ungkap Tengku Zul dikutip Hops pada, 13 April 2021.

Hal yang sama juga berlaku pada golongan manusia yang sudah tua renta seperti lansia. Tengku Zul mengatakan, seorang nenek-nenek yang masuk surga nantinya bakal dimandikan juga untuk diganti kulit keriputnya.

Dia mengungkapkan, orang berkulit keriput dan hitam bakal diganti dengan warna kulit halus berwarna merah jambu.

“Nenek-nenek, maaf, nenek-nenek enggak bisa masuk surga. Rusak surga kalau ada nenek-nenek! Masuk surga dimandikan dulu di sungai kehidupan, diganti kulitnya yang keriput jadi halus, kulit hitam diganti jadi merah jambu. Kulit ahli surga itu merah jambu,” tutur Tengku Zul.

Ilustrasi Surga. Foto: Crosswalk
Ilustrasi Surga. Foto: Crosswalk

Keinginan Allah mengganti kulit manusia yang masuk surga bukan tanpa sebab, kata Tengku Zul, warna kulit merah muda atau pink merupakan kulit Nabi Adam dan Hawa.

Makanya, saat ini di tubuh manusia memiliki peninggalan warna merah muda dari Nabi Adam dan Hawa, yakni berada di bagian kuku.

Lebih lanjut Tengku Zul menerangkan, cara melihat warna merah jambu pada kuku adalah dengan menekannya. Kalau berwarna merah berarti keturunan Nabi Adam dan Hawa, sedangkan hitam berarti keturunan monyet.

“Kulit Nabi Adam dan Siti Hawa diciptakan di surga warna kulitnya merah jambu, ada di badan kita ini. Buktinya kita anak cucu Nabi Adam di stempel, di kuku kita itu. Pijit, merah jambu keturunan Nabi Adam, kalau hitam keturunan monyet,” imbuhnya.

LihatTutupKomentar