Zaskia Mecca Disindir Warga karena Kritik Metode Bangunin Sahur Pakai Toa Masjid

 

Zaskia Mecca Disindir Warga karena Kritik Metode Bangunin Sahur Pakai Toa Masjid

Zaskia Mecca Disindir Warga karena Kritik Metode Bangunin Sahur Pakai Toa Masjid
Zaskia Adya Mecca. Foto: Instagram @zaskiadyamecca
Belum lama ini, artis Zaskia Adya Mecca menjadi trending topic di Twitter. Semua berawal dari komplainnya mengenai warga rumahnya yang membangunkan orang sahur dengan pengeras suara masjid alias toa.
"Cuma mau nanya ini bangunin model gini lagi HITS katanya?! Trus etis ga si pake toa masjid bangunin model gini?? Apalagi kita tinggal di Indonesia yang agamanya pun beragam.. Apa iya dengan begini jadi tidak menganggu yang lain tidak menjalankan Shaur?!" tulis Zaskia Adya Mecca di Instagram pada Kamis (22/4).
"Beneran bingung ini masjid deket rumah.. pas ku aga kaget2 denger di hari pertama, lingkungan pada bilang 'lagi hits bangunin model gitu'. Aku yang asing, atau situasi yang semakin asing yaa. Buat ku ko ngga lucu, ga etis, ga menghargai orang lain," sambungnya.
Setelah komplain tersebut ramai diperbincangkan, tampaknya warga di area kediaman Zaskia Adya Mecca tidak lagi membangunkan orang sahur dengan pengeras suara masjid.
Namun, mereka membangunkan sahur dengan berkeliling sambil bernyanyi-nyanyi dengan gerobak. Lucunya, saat sampai di depan rumah Zaskia, orang-orang itu pun menyanyikan lirik bernada sindiran.
Zaskia Mecca Disindir Warga karena Kritik Metode Bangunin Sahur Pakai Toa Masjid (1)
Zaskia Adya Mecca Foto: Munady Widjaja
"Bangunin sahur diomelin, ga dibangunin kesiangan," kata orang-orang dalam unggaham video terbaru di Instagram istri Hanung Bramantyo tersebut.
Merasa tersindir, Zaskia kembali mengunggah momen tersebut. Ia agaknya kembali merasa gusar dengan apa yang dilakukan warga.
"Kalo ini ga pake Toa masjid, jadi ku ga komen. special pake petasan pula," tulisnya.
Unggahan Zaskia Mecca itu pun kembali mendapat tanggapan beragam dari netizen. Beberapa ikut merasa gusar, namun ada juga yang justru menganggap apa yang dilakukan warga sebagai hal konyol.

LihatTutupKomentar