Adu mulut jemaah bermasker di masjid diusir takmir, endingnya materai 10.000

 

Adu mulut jemaah bermasker di masjid diusir takmir, endingnya materai 10.000

Masyarakat Indonsia kembali heboh dengan insiden berbalut agama. Viral video keluarga jemaah bermasker di dalam masjid justru diusir oleh takmir masjid. Insiden tersebut terjadi di Masjid Al Amanah, kawasan perumahan Harapan Indah Bekasi, Jawa Barat.

Keluarga jemaah yang diusir itu ngotot mengenakan masker di dalam masjid adalah keharusan untuk menjalankan protokol kesehatan, tapi takmir masjid nggak mau tahu. Adu mulut terjadi dan mengancam akan melaporkan takmir masjid ke polisi setempat.

Belakangan selepas viral, kedua belah pihak akhirnya memutuskan damai.

Kronologi jemaah bermasker diusir takmir masjid

Jemaah dan takmir masjid adu mulut soal masker
Jemaah dan takmir masjid adu mulut soal masker. Foto Twitter @gratias_15

Video insiden keluarga jemaah mengenakan masker diusir takmir majsid ini Video tersebut diunggah akun Twitter @gratias_15.

Dalam video berdurasi 2 menit 20 detik tersebut tampak seorang jemaah pria yang baru saja menyelesaikan salat mengenakan masker itu didatangi oleh beberapa takmir masjid.

Mereka memarahi jemaah yang salat di dalam masjid mengenakan masker.

“Jangan pakai masker, ada perbedaan masjid dengan pasar,” kata salah seorang takmir seperti dikutip Suara.com, Senin 3 April 2021.

Pria yang mengenakan jubah berwarna kuning dengan peci itu mengutip Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 96 yang artinya “Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia ialah (Baitullah) yang di Mekah yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam”.

Sang jemaah tetap bersikeras bahwa mengenakan masker di dalam masjid merupakan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19.

Namun, alasan si jemaah terus dibantah oleh takmir masjid. Mereka menyebut masjid memiliki aturan tersendiri yang berbeda dengan pemerintah.

“Pemerintah punya aturan, ulama juga punya aturan. Ulama lebih tinggi dari pemerintah, rumah Allah ada aturannya,” tutur salah seorang takmir.

Salah seorang takmir bahkan tampak membentak si jemaah. Ia menunjuk-nunjuk wajah si jemaah dan menantangnya membawa perseteruan itu ke kepolisian.

“Memang ada dalilnya (tidak boleh pakai masker). Bapak enggak usah sesumbar, kita ke polsek saja,” tutur salah seorang takmir.

Jemaah pakai masker di masjid yang diusir oleh takmir itu langsung viral di media sosial.

Banyak warganet geram dengan aksi para takmir yang mengusir jemaah, padahal jemaah itu tertib menerapkan protokol kesehatan.

Apa kata polisi

Ilustrasi Masjid. Foto: Pixabay
Ilustrasi Masjid. Foto: Pixabay

Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rahmat membenarkan peristiwa pengurus masjid usir warga yang salat pakai masker. Dia mengatakan, peristiwa itu terjadi Masjid Al Amanah, Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, pada Selasa pekan lalu.

Menurut Kompol Agus Rahmat, dirinya sudah sering menegur pengurus masjid setempat. Selain itu memberikan masker dan disinfektan.

“Waktu itu sudah ada perubahan, kemarin ada kejadian ini saya kaget juga, dan pada saat itu saya langsung tegur dan saya mediasi kedua belah pihak,” katanya kepada Suara.com.

Saat ini, kata dia, kedua belah pihak sudah berdamai dengan membuat surat pernyataan.

Damai

Kesepakatan damai jemaah dan takmir masjid
Kesepakatan damai jemaah dan takmir masjid. Foto Twitter @panglimobatuah

Dalam surat pernyataan damai, phak pertama, takmir masjid diwakili oleh Abduraahman ZR sedangkan pihak kedua, perwakilan jemaah yang diusir diwakili Rani Octavianto.

Dalam surat tersebut kedua belah pihak sepakat, pihak pertama meminta maaf kesalahannya dan pihak kedua menerima permintan maaf.

Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan ini dengan kekeluargaan bukan ke urusan hukum.

Pihak pertama selanjutnya akan mengizinkan semua masyarakat yang beribadah di Masjid Al Amanah mengenakan masker untuk menerapkan protokol kesehatan mencegah Covid-19.

Sumber : https://www.hops.id/adu-mulut-jemaah-bermasker-di-masjid-diusir-takmir-endingnya-materai-10-000/

LihatTutupKomentar