Anggaran pertahanan RI naik 400 persen, tapi alutsista sedikit, Connie: Audit!

 

Anggaran pertahanan RI naik 400 persen, tapi alutsista sedikit, Connie: Audit!

Pemerhati Pertahanan Connie Rahakundini Bakrie menyinggung anehnya jumlah alutsista di RI. Menurut dia, angkanya masih terlalu sedikit dari kenaikan angka anggaran pertahanan di Indonesia.

Menurut dia, jika mengacu pada jumlah anggaran, sebenarnya sudah naik nyaris 400 persen sejak 2009 sampai 2020. “Tepatnya kenaikannya 398 persen. Harusnya jika anggaran naik, kesiapan alutsistanya juga naik. Kan logisnya begitu. Tapi ini cuma naik sedikit,” kata dia dikutip saluran Youtube CNBC, Senin 3 Mei 2021.

Hal ini pula yang kemudian membuatnya sempat berbicara keras soal tragedi Nanggala, dan fenomena telatnya overhaul kapal selam itu, yang kemudian muncul ke publik. Kata Connie, komandan kapal selam Nanggala adalah salah satu muridnya.

“Komandan Nanggala itu murid saya, wajar kalau saya emosi saat bicara Nanggala.”

Terkait naiknya anggaran pertahanan namun jumlah alutsista RI yang masih sedikit, Connie pun meminta agar dilakukan audit terhadap Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO), terhadap alutsista-alutsista di Indonesia.

Ilustrasi kapal selam milik Republik Indonesia. Foto: Antara
Ilustrasi kapal selam milik Republik Indonesia. Foto: Antara

“Apa yang terjadi jika anggaran naik tapi alutsista tidak mengikuti. Makanya harus diaudit. Bukan kapal selamnya, atau unitnya, tapi MRO-nya, semua alutsista RI,” kata dia.

Banyak yang bermain di alutsista RI

Sementara itu, dia kemudian menyinggung ada pihak-pihak yang berupaya mencari keuntungan dari anggaran pertahanan RI. Salah satunya adalah sosok berinisial M.

“Karena menurut saya terlalu jelimet, terlalu banyak yang bermain,” kata Connie kemudian.

Menurut Connie, sosok mister M ini sebenarnya mudah untuk dicari. Namun yang menjadi pertanyaan, apakah Indonesia serius ingin memberantas mafia alutsista tersebut.

“Kalau nama enggak akan saya sebut. Tinggal cari saja, gampang kok asal mau saja. Dan itu pun asal yang ini semua enggak terlibat,” kata dia.

Ditegaskan, munculnya sosok mister M memang jadi fenomena tersendiri. Sebab dia hadir usai adanya kebutuhan dari user. Dia lantas memberi klu kalau sosoknya tak jauh dari lingkaran di Kementerian Pertahanan.

Maka itu, dia kemudian menantang apakah KPK mau bergerak dan serius ingin mengebiri mister M tersebut. Sebab, kata dia, pemain senjata di Tanah Air tak banyak, sehingga mudah diketahui siapa dia sebenarnya.

Proses pencarian KRI Nanggala terus dilakukan. Foto: Ist.
Proses pencarian KRI Nanggala terus dilakukan. Foto: Ist.

“Kalau KPK benar-benar serius, tinggal di trace saja uangnya ke mana (transaksi). Rekanan dan pemain senjata di Indonesia kan tidak banyak. Dan kemudian mau enggak dibuka hal ini,” kata dia.

Pada kesempatan itu, Connie menambahkan bahwa sebenarnya upaya memberantas mafia atau broker pembelian alutsista memang tak mudah. Presiden Jokowi sendiri pernah teguh inginakan merampingkan prosedur pengadaan alutsista dan memberantas broker.

Akan tetapi problemnya tidak juga terlaksana. “Presiden sudah memerintahkan tapi tidak jalan,” katanya.

Sumber : https://www.hops.id/anggaran-pertahanan-ri-naik-400-persen-tapi-alutsista-sedikit/

LihatTutupKomentar