Isu kapal selam, Kolonel Iwa menangis: Jangan dibesar-besarkan, saya malu!

 

Isu kapal selam, Kolonel Iwa menangis: Jangan dibesar-besarkan, saya malu!

Eks Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Koarmabar II TNI AL Kolonel Laut (P), Iwa Kartiwa, hadir menjelaskan isu liar yang menyebut dirinya sakit gegara terpapar radiasi kapal selam.

Saat jumpa pers di RSAL, Bendungan Hilir, Jakarta, Selasa 4 Mei 2021, Kolonel Iwa menjelaskan kalau isu yang beredar luas adalah sesat alias hoaks. Sambil menangis haru, setidaknya ada empat poin yang disampaikan terkait konferensi pers soal isu yang menyapa dirinya.

“Hari ini dengan izin pimpinan TNI Angkatan Laut, saya hadir untuk klarifikasi. Yang pertama, ada pernyataan tentang kondisi saya yang terbaring sakit. Tidak bisa berbicara hanya bisa di tempat tidur,” kata dia, di depan awak media.

Atas hal ini, Kolonel Iwa menegaskan kalau dirinya hingga kini masih bisa beraktivitas walaupun terbatas.

KRI Nanggala 402. Foto Instagram @submarines.id
KRI Nanggala 402. Foto Instagram @submarines.id

Dia menekankan kalau dirinya datang ke Jakarta dari Tasikmalaya tidak menggunakan ambulans, melainkan kendaraan pribadi. Dia juga datang ke Jakarta atas kehendak sendiri, dan bukan atas perintah pimpinan.

“Saya memang sedang ikhtiar kesehatan untuk saya pribadi,” kata dia.

Kolonel Iwa sakit usai kena radiasi kapal selam?

Persoalan kedua yang dijawab Kolonel Iwa yakni berkaitan dengan isu dirinya sakit lantaran terkena radiasi serbuk besi kapal selam. Baginya, kabar itu juga dibantahnya.

Adapun sakitnya dia akibat syaraf kejepit yang diderita. Dia menjadi awak kapal selam sewaktu menjadi Letnan Dua, Letnan Satu, Kapten, Mayor.

Di mana, dia bersama awak-awak lainnya selalu bersama menjalankan tugas dengan keteguhan hati. “Kami satu bagian yang tak terpisahkan. Kalau dikatakan, selagi ada waktu, saya tentu masih akan mau berdinas di kapal selam. Karena kami mencintai kesatuan kami yang mempunyai kehormatan buat saya,” katanya seraya menangis.

Ketiga, soal sakit akibat radiasi kapal selam. Bagi Kolonel Iwa, hal itu sangatlah tidak mungkin. Sebagai bukti, awak-awak lain yang pernah satu kelompok dengannya sehat tak bermasalah.

Dia meyakinkan kalau kapal selam merupakan alutsista yang dibuat dengan teknologi canggih. Di mana, kapal selam didesain oleh orang-orang ahli untuk membawa personel di kedalaman.

Tim Combat Diver Kopaska menyelam bersama KRI Nanggala 402
Tim Combat Diver Kopaska menyelam bersama KRI Nanggala 402

“Kalau masalah celaka, tidak hanya kapal selam, di mobil saja kalau AC-nya bermasalah bisa kelabakan. Jadi demikian, jadi kondisi saya begini, mungkin karena kondisi tidak disiplin diri, saya sekarang jalani perawatan, namun bukan karena tugas di kapal selam.”

Jangan dibesar-besarkan

Kolonel Iwa juga kemudian menyinggung soal narasi yang menyebut kalau dirinya menjual rumah pribadi demi berobat dan bertahan hidup. Untuk isu ini, dia juga membantahnya.

Menurut dia, Iwa memiliki dua rumah. Satu rumah dinas di Surabaya, dan satu lagi rumah pribadi di Tasikmalaya.

“Saya tak pernah jual apapun. Karena TNI AL telah memberikan apapun bagi saya. Saya tak diberikan kesulitan, saya juga masih diberikan obat oleh TNI AL. Intinya, kami mencintai TNI AL, jangan dibesar-besarkan, saya malu, dan rumah yang ditempati adalah rumah kami sendiri,” kata dia.

Sumber : https://www.hops.id/isu-kapal-selam-kolonel-iwa-menangis-jangan-dibesar-besarkan/

LihatTutupKomentar