Viral sate sianida tewaskan anak ojol akibat wanita batal dinikahi

 

Viral sate sianida tewaskan anak ojol akibat wanita batal dinikahi

Tewasnya anak pengendara ojol atau ojek online yang viral beberapa waktu lalu, kini mulai terungkap. Wanita yang menggunakan jasa ojol mengantarkan sate sianida kepada target lelaki yang diincarnya justru tidak sesuai dengan target yang diincarnya.

Hal tersebut terjadi, ketika pengendara ojol diminta mengantarkan makanan ke alamat yang diminta, setelah sampai, pemilik rumah justru enggan menerima paket makanan yang diantarkan. Tak punya pilihan dan tidak memiliki nomor pengirim makanan.

Pengendara ojol memutuskan untuk memberikan makanan berupa sate kepada anaknya. Tak lama di makan, anak tersebut mengalami kondisi keracunan dari sate yang belakangan diketahui ditaburi sianida.

Driver ojol ini tempel pesan menohok dari anaknya di punggung. Foto: Twitter
Driver ojol ini tempel pesan menohok dari anaknya di punggung. Foto: Twitter

Polisi tangkap pelaku sate sianida

Dari proses peristiwa yang terjadi karena menewaskan anak dari pengendara ojol, kepolisian Bantul langsung melakukan pencarian terhadap pelaku pengirim sate kepada pengendara ojol.  Dari pengejaran polisi berhasil menangkap Nani Apriliani Nurjaman.

Saat ditangkap, Nani mengungkap jika dirinya mencampurkan racun Sianida ke dalam sate yang dikirimkan untuk seorang lelaki yang dikirimkan melalui ojol.

Direskrimum Polda DIY Burkan Rudy Satria menjelaskan racun yang digunakan adalah sianida. Racun tersebut dibeli dari aplikasi jual beli online atau e-commerce.

Ilustrasi pedagang sate. Foto: Antara
Ilustrasi pedagang sate. Foto: Antara

“Dari Hasil lab yang digunakan untuk menabur meracun dalam makanan berupa kalium sianida atau KCn,” kata Burkan di Polres Bantul, Senin 3 Mei 2021.

“Barang ini dipesan melalui aplikasi jual beli online cukup lama,” ujarnya.

Sate sianida untuk racun kesal tak dinikahi

Nina sendiri mengaku telah membeli sianida melalui online cukup lama, hingga akhirnya memutuskan untuk meracuni lelaki yang batal menikahinya tersebut. Namun saying targetnya meleset dan mengenai orang lain.

“Nah dari peristiwa ini dapat kita simpulkan bahwa peristiwa sudah dirancang beberapa hari atau beberapa minggu. Pemesanan KCn sudah dari 3 bulan sebelumnya,” ujarnya.

Atas kasus ini, polisi menjerat pelaku dengan Pasal 340 tentang pembunuhan berencana.

“Maka dari itu peristiwa ini kita kenakan Pasal 340 atau pembunuhan berencana hukuman bisa seumur hidup, hukuman mati, atau paling lama 20 tahun penjara,” ujarnya.

Pelaku Gunakan Sianida pada Sate Beracun yang Tewaskan Anak Ojol di Bantul (2)

Peristiwa nahas di Sewon ini bermula dari Bandiman (47), ayah N yang menerima order offline di seputaran Gayam atau Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta. Dia dihampiri seorang perempuan misterius.

Perempuan itu lantas meminta Bandiman mengantar makanan takjil ke sebuah perumahan di Kasihan, Bantul, kepada pria bernama Tomy. Perempuan itu hanya berpesan bahwa takjil dari ‘Hamid dari Pakualaman’.

Sate Kambing
Sate Kambing Photo: Pixabay

Sesampai di lokasi, Tomy sedang di luar kota. Istri Tomy tidak mau menerima kiriman makanan tersebut lantaran merasa tidak tahu siapa pengirimnya. Begitu pula Tomy ketika saat itu dihubungi mengaku tidak kenal.

Istri Tomy menganjurkan takjil dibawa pulang saja. Bandiman pun pulang dan sate disantap keluarga. N, anak kedua Bandiman kolaps ketika memakan bumbu sate. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit tapi nyawanya tidak tertolong.

Sumber : https://www.hops.id/sate-sianida-tewaskan-anak-ojol-yang-antar-makanan/

LihatTutupKomentar