Indonesia bisa kok tekan Israel, manfaatkan orang dalam ini belum dicoba lho

 

Indonesia bisa kok tekan Israel, manfaatkan orang dalam ini belum dicoba lho

Indonesia diminta lebih kreatif untuk bisa memainkan peran dalam konflik Palestina-Israel. Salah satu terobosan yang perlu dipertimbangkan adalah jalin hubungan diplomatik Indonesia dengan Israel. Tapi bisa lho dan realistik Indonesia tekan Israel dengan cara orang dalam lho.

Meski opsi ini nggak populer, namun jalan diplomatik dengan Israel dianggap sebagai jalan agar Indonesia lebih berperan. Jalan ini menjadi realistis sebab jalur diplomasi unilateral seringnya nggak begitu memuaskan.

Titip agenda aja

Aktivis media sosial Israel, Hanaya Naftali
Aktivis media sosial Israel, Hanaya Naftali. Foto Instagram @hnaftali

Pengamat hubungan internasional, Dinna Prapto Rahadjo mengatakan dengan posisi saat ini Indonesia nggak mau membuka hubungan diplomatik dengan Indonesia, maka peran yang bisa dimainkan adalah titip agenda.

Maksudnya adalah Indonesia titip agenda soal Palestina-Israel kepada negara yang punya hubungan diplomatik dengan Israel.

Untuk jalur titip agenda ini, kata Dinna, Indonesia bisa mencolek Mesir atau Yordania. Kedua negara ini merupakan salah satu opsi sebab mereka menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

Tapi sayangnya, Mesir dan Yordania ini mudah ditekan oleh kepentingan sekutu Israel. Belum lagi stabilitas dalam negeri kedua negara itu yang rentan pergolakan politik.

Dinna menjelaskan rezim di Mesir dan Yordania rawan digoyang lantaran legitimasi rakyat lemah pada kepemimpinan kedua negara.

“Mesir Yordania itu representasi negara otoriter Timur Tengah yang makin outdate. Karena penggantinya belum jelas apakah legitimate di mata rakyatnya. Mesir kan junta militer, Pemimpin Yordania berseteru dengan adiknya. Hal rentan seperti ini untuk titip agenda jadi masalah sendiri,” jelas Dinna dalam diskusi rilis survei Saiful Mujani Research Centre (SMRC).

Nah jalan lain agar Indonesia memainkan peran menyelesaikan konflik Palestina Israel ini adalah melalui jalan unilateral.

Forum unilateral bisa ditempuh Indonesia, namun tantangannya adalah komitmen dalam forum ini kadang bubar jalan, pengawalan agenda nggak bisa konsisten.

Misalnya forum unilateral Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Dinna mengatakan, seringnya agenda di OKI ini terbatas pada normatif belaka. Sebab biasanya negara anggota OKI jalan sendiri-sendiri dalam agenda politik ekonomi, ogah memakai institusi internasional.

“Dengan demikian, berarti kita harus serius pikirkan agenda yang bisa kita bawa sendiri supaya bisa menekan Israel. Tapi apakah kita mau?” kata Dinna.

Indonesia tekan Israel, pakai orang dalam

Bendera Israel
Bendera Israel. Foto Instagram @stateofisrael

Jalan sendiri atau mandiri yang ditempuh Indonesia adalah menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

Menurut Dinna, Israel mau lah kalau buka hubungan diplomatik dengan Indonesia. Pertimbangan negeri zionis itu sih lebih ke ekonomi aja kalau buka hubungan dengan Indonesia.

Problemnya, apakah pemerintah Indonesia itu mau jalin diplomatik dengan Israel gitu.

Dinna menjelaskan masih ada celah yang bisa dimainkan Indonesia untuk menekan Israel. Ada beberapa orang dalam Israel yang bisa didekati supaya bisa menekan Israel.

“Di dalam Israel ada faksi-faksi yang bisa dimanfaatkan untuk perdamaian. Kita belum engange. Kelompok Arab yang sudah kuat di parlemen Israel, kita juga belum approach. Faksi Fatah jua belum kita engange,” katanya.

Menurut Dinna, solusi atau jalan non agama untuk menekan Israel dan memihak Palestina itu bisa dilakukan kok. Jalan ini katanya adalah salah satu strategi untuk bisa menaklukkan Israel atas agresinya ke Palestina.

“Kalau saya lihat (menjalin hubungan Israel) tidak menegasikan bahwa Israel itu penjajah dan melanggar aturan internasional. Tapi ini lakukan strategi lebih progresif tak hanya menunggu, sementara kita disandera bangsa Arab lain dan tetangga (yang lebih bekerja sama dengan Israel)” jelasnya.

Sumber : https://www.hops.id/indonesia-tekan-israel/

LihatTutupKomentar