KPI paksa Indosiar ganti pemeran Zahra di sinetron Suara Hati Istri, Lea Ciarachel auto jobless?

 

KPI paksa Indosiar ganti pemeran Zahra di sinetron Suara Hati Istri, Lea Ciarachel auto jobless?

Terhitung sejak Selasa (1/6/2021), karakter Zahra yang diperankan aktris remaja berusia 15 tahun Lea Ciarachel, menjadi trending topic pertama di Twitter.

Sebab, dalam sinetron Suara Hati Istri ‘Zahra’, karakter yang diperankan Lea merupakan istri ketiga dari Panji Saputra (pak Tirta) yang saat ini telah berusia 39 tahun.

Banyak adegan-adegan dalam sinetron tersebut yang menjadi sorotan dan kontroversi, seperti ketika pak Tirta mencium kening Zahra, atau ketika pak Tirta mendekatkan wajahnya di perut Zahra yang sedang hamil, bahkan adegan bersama di ranjang.

Sinetron ini mendapat banyak kritikan tajam dari netizen, tidak terkecuali Ernest Prakarsa. Ia meminta KPI Pusat untuk menindaklanjuti masalah ini dan memprotes Indosiar selaku stasiun TV yang menayangkan sinteron tersebut.

This is not okay, Indosiar. Ditunggu ketegasannya KPI Pusat, jangan kebanyakan ngurusin hal-hal gak penting, ini masalah serius,” tegas Ernest melalui cuitan Twitternya.

Ernest pun menyampaikan suaranya melalui Instastory miliknya, agar KPI tidak hanya mengurusi kartun saja.

“KPI Pusat jangan pentil tet* di kartun doing diburemin, ini urusin!,” jelas Ernest.

Tag Instagram KPI Pusat. Foto: Instagram @kpipusat
Tag Instagram KPI Pusat. Foto: Instagram @kpipusat

Tag Instagram KPI pun sudah dipenuhi oleh kecaman akan sinetron tersebut. Hingga akhirnya KPI mengeluarkan pernyataan resmi melalui akun Instagramnya.

“Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah menerima klarifikasi dari stasiun televisi Indosiar tentang program siaran sinetron Suara Hati Istri yang mendapat banyak protes dari masyarakat lantaran menampilkan artis berusia 15 tahun berperan sebagai istri ketiga,” terang KPI.

KPI juga memaparkan bahwa Indosiar telah menerima semua masukan publik.

“Komisioner KPI Pusat Bidang Kelembagaan, Nuning Rodiyah menjelaskan, pihak Indosiar telah menerima semua masukan publik atas sinetron tersebut,” tambah KPI Pusat.

KPI menjelaskan tindak lanjutnya adalah dengan mengganti pemeran Zahra dalam Suara Hati Istri.

“Tindak lanjut dari Indosiar ke depan adalah mengganti pemeran dalam tiga episode mendatang,” tutupnya.

Respon masyarakat terkait polemik ‘Zahra’

Admin Alphabrain mempertanyakan mengapa konten ‘Zahra’ lulus KPI.

“Jika Animasi Sizuka saja disensor, kenapa konten Televisi diatas (Mega Series Suara Hati Istri ‘Zahra’) tidak diberlakukan hal demikian, dan kenapa tidak sekalian dikenakan sanksi?,” tulis tajam akun @alpha.brain.id.

Bahkan admin Alphabrain juga mengatakan Indonesia sudah ketinggalan dalam bidang pendidikan.

“Saya mohon KPI Pusat, Indonesia sudah ketinggalan dalam bidang pendidikan, dan malah ditambah dengan konten yang seperti itu? Kalian orang bijak pasti mengetahui dan paham atas hal itu,” tambah akun @alpha.brain.id.

Pemeran Sinetron 'Suara Hati Istri'. Foto: Instagram
Pemeran Sinetron ‘Suara Hati Istri’. Foto: Instagram

Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kekerasan Seksual (KOMPAKS) membuat postingan serta tagar untuk mengecam keras sinetron Suara Hati Istri, dilansir dari akun @dearcatcallers.id. Postingan tersebut juga di tag langsung ke @kpipusat.

“Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kekerasan Seksual (KOMPAKS) dengan ini mengecam keras tindak memalukan dan tidak pantas atas penayangan sinetron “Suara Hati Istri” yang mempertontonkan pemeran Zahra (LCF), seorang aktris berusia anak (15 tahun), sebagai karakter berusia 17 tahun yang menjadi istri ketiga dari lelaki berusia 39 tahun,” terang @dearcatcallers.id.

Pada postingan ini juga dijelaskan bahwa sinetron yang tayang ini sungguh miris, bahkan sampai mendapatkan keuntungan dari tayangan yang tidak pantas ini.

“Melihat berbagai fakta dan realita yang dialami korban perkawinan anak, sungguh miris ketika sebuah sinetron yang ditayangkan melalui saluran televisi nasional telah mendukung, melanggengkan, dan bahkan mendapatkan keuntungan (monetisasi) dari isu perkawinan anak alih-alih melakukan hal-hal yang dapat berkontribusi pada penghapusan kekerasan berbasis gender yang satu ini.,” tutup @dearcatcallers.id.

Sumber : https://www.hops.id/kpi-paksa-indosiar-ganti-pemeran-zahra-di-sinetron-suara-hati-istri/

LihatTutupKomentar